Tampilkan postingan dengan label Mantap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mantap. Tampilkan semua postingan

TV 3D Pertama Di Dunia Tanpa Menggunakan Kacamata Untuk Menonton,liat ne..FOTO DAN VIDEONYA

Harian Yomiuri Shimbun melaporkan raksasa elektronik Jepang Toshiba akan memperkenalkan 2 model TV yang dapat menampilkan efek 3D tanpa menggunakan kacamata. Menurut laporan tersebut, perusahaan ini telah mengembangkan metode penyinaran dari berbagai sudut untuk menciptakan efek stereoskopik. Teknologi ini dilaporkan akan bekerja pada pemirsa tanpa memperhatikan sudut mana mereka melihat layar TV. Televisi ini akan berharga beberapa ribu dolar. Perusahaan ini sudah meluncurkan kacamata 3D TV mereka awal tahun ini, namun banyak mendapat keluhan dari pelanggan mereka yang menyatakan bahwa kacamata mereka membuat mata iritasi.

TV 3D pertama di dunia yang Tanpa menggunakan Kacamata khusus (3D). telah dilunsurkan ileh Toshiba yang mana merupakan kristal televisi definisi tinggi dalam tampilan 3D. Perusahaan yang berbasis di Tokyo berharap ini bisa menjadi terobosan dengan meluncurkan TV 3D. The REGZA GL1 Seri TV yang menggabungkan gambar digital dengan double convex sheet untuk membuat gambar yang penuh dengan kedalaman dari sudut manapun dengan menggunakan parallax.Hari ini i-dus.com bertemakan tentang"TV 3D Pertama Di Dunia Tanpa Menggunakan Kacamata Untuk Menonton,liat ne..FOTO DAN VIDEONYA







sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5500963
readmore »»  

10 film remake hollywood terbaik

film remake hollywood, film remake hollywood terbaik, film remake terbaik, film terbaik. film remake

Banyak sineas Hollywood melakukan remake film-film Eropa dan Asia. Ada yang mendapat kritik positif, namun juga yang malah dicemooh.

Majalah TIME memilih sepuluh film terbaik dari Hollywood yang merupakan hasil remake dari film Eropa dan Asia. Film horor 'Let Me In' berada di puncak daftar itu.

'Let Me In' yang disutradarai oleh Matt Reeves dan rilis pada 2010 itu merupakan remake dari film Swedia yang berjudul 'Let the Right One In'. Film tersebut menampilkan kisah bocah 12 tahun yang berteman dengan vampire.

Dari segi cerita, Matt yang sebelumnya sukses lewat 'Cloverfield' tidak melakukan perubahan yang signifikan. Hanya saja, Matt memilih New Mexico, Amerika Serikat sebagai setting-nya. Sementara, 'Let the Right One In' menampilkan Stockholm sebagai setting.

'Let Me In' yang dibintangi Kodi Smit-McPhee mendapat sambutan positif dari kritikus film. Menurut Rotten Tomatoes, dari total 126 review, 87 persen memberikan review yang positif.

Berikut daftar lengkap 10 Film Remake Hollywood Terbaik versi TIME:

1. Let Me In (2010) - Let the Right One In (2008)
2. Some Like It Hot (1959) - Fanfaren der Liebe (1952)
3. 12 Monkeys (1996) - La Jetee (1962)
4. The Magnificent Seven (1960) - The Seven Samurai (1954)
5. Scent of a Woman (1992) - Profumo di Donna (1974)
6. Solaris (2002) - Solyaris (1972)
7. The Departed (2006) - Infernal Affairs (2002)
8. A Fistful of Dollars (1964) - Yojimbo (1961)
9. The Birdcage (1996) - La Cage aux Folles (1978)
10. Funny Games (2007) - Funny Games (1997)(detik)

readmore »»  

Google Map Indonesia Resmi Tersedia


Google meluncurkan Google Maps Indonesia, sebuah platform pencarian lokal yang membantu pengguna menemukan informasi geografis seperti peta online, citra satelit, panduan arah berkendara, alamat dan daftar perusahaan, melalui PC dan telepon seluler.

Head of Product Management Google Southeast Asia Andrew McGlinchey di Jakarta Rabu (6/10/2010) kemarin mengungkapkan bahwa Google Maps Indonesia resmi diluncurkan dan siap digunakan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari.

"Pengguna dapat dengan mudah mencari dan menemukan informasi suatu tempat yang diinginkan, kapan pun, dan di mana pun," ujar Andrew. Pengguna bisa mengaksesnya di alamat maps.google.co.id. Platform ini diharapkan menjadi peta online yang paling kaya konten dan paling relevan di Tanah Air.

Sementara itu, Head of Marketing Google Southeast Asia Derek Callow juga mengatakan bahwa Google Maps Indonesia memungkinkan pengguna, perusahaan, dan pengembang lokal untuk memberi sumbangan informasi mengenai Indonesia. Google menggandeng pelaku bisnis yang berniat mempromosikan serta membagi informasi tentang usaha mereka melalui platform ini. Sejumlah perusahaan yang telah menjadi mitra bisnis Google Maps Indonesia, antara lain urbanesia.com, Telkomsel, dan LewatMana.com

"Selain lokasi, Google Maps Indonesia juga mampu menyajikan informasi tentang tempat yang dituju. Sebuah restoran sushi di Jakarta, misalnya, si pengguna tidak hanya dapat mengetahui lokasi, tetapi juga mendapatkan informasi tentang restoran sushi tersebut," tutur Derek.

Meski sudah menyediakan berbagai layananya dalam versi bahasa Indonesia, Google Maps merupakan produk kedua Google yang resmi diluncurkan di Indonesia. Sebelumnya, Google juga meluncurkan secara resmi browser Chrome. Namun, sampai saat ini Google belum membuka kantor perwakilan di Indonesia.(Kompas)

readmore »»  

Iklan Hp Paling UNIC dan Kreatif

AT & T adalah operator ponsel yang tahu bagaimana membuat promosi yang berhasil. Lihatlah poster-poster besar. Dengan hanya menggunakan tangan dan telepon, kapal induk Amerika Serikat recreates ide yang populer lukisan tangan ke dalam warna dari berbagai negara.

Berikut Foto-foto Iklan Handphone Yang Unik Dan Kreatif:

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements

The Creative AT&T Advertisements





sumber :http://unikboss.blogspot.com/2010/10/iklan-hp-paling-unik-dan-kreatif-di.html
readmore »»  

SEBINGKIS DOA UNTUK IBU

"Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia. Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah. Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa." Kahlil Gibran


Namaku Dewantara Alexandria. Orang-orang di sekitarku memanggilku dengan nama Tara. Aku sebenarnya lebih suka di panggil Alex ketimbang Tara. Alasannya karena Tara itu kesannya nama cewek. Aku 22 tahun dan saat ini aku menjadi seorang penulis lepas di beberapa majalah dan sekaligus aktivis sosial.

Aku kos di salah satu sudut pinggiran kota Jakarta. Bukan kos mewah. Hanya sebuah kamar ukuran 2x3 meter tanpa perabot sama sekali. Kata orang ada harga ada mutu. Aku sudah terbiasa tidur dengan keadaan berkeringat saking panasnya. Atau di tatap sinis sama ibu kos gara-gara telat bayar uang bulanan. Menahan lapar bahkan tidak makan berhari-hari adalah hal yang biasa bagiku. Yang penting bisa minum. Minum air sumur atau kran di toilet umum jika dalam keadaan terpaksa. Itulah penyebab kenapa aku jadi kurus. Kata teman-temanku kurus kering seperti ikang kering yang dijemur. Apa lagi kalau lagi dikejar deadline sementara ide di kepala lagi macet total seperti pemdandangan sehari-hari di kota Jakarta. Tapi aku menikmati semuanya itu. Wajahku pas-pasan. Hanya kata orang aku memiliki sorot mata yang tajam dan kulit sawo matang yang aku warisi dari ibuku.

Satu hal yang aku pelajari dari hidup ini adalah "hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya bukan hanya untuk menerima sebanyak-banyaknya." Itu alasan kenapa aku mau memutuskan untuk menjadi seorang aktivis sosial. Aku tidak terlahir dari keluarga yang mewah. Aku hanya dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga yang sederhana dan penghasilan orang tuaku cukup hanya untuk makan sehari-hari. Aku memutuskan meninggalkan rumah ketika kedua orang tuaku tidak setuju dengan keinginanku untuk menjadi aktivis sosial.

"Kita ini bukan orang kaya, nak! Tapi kalau itu keinginannmu, lakukanlah." ucap ibuku.

"Makan saja susah. Bagaimana mau menolong orang lain?" imbuh ayahku dengan tampang ketidak setujuannya.

"Tapi ini jalan yang Tara pilih, pa."

"Tara, kamu itu pintar! Kamu bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah."

"Tara bisa menuntut ilmu dimana saja, pa. Tanpa harus kuliah. Percayalah, Tara ngga akan menyusahkan papa dan mama," aku mencoba memberikan penjelasan.

Ruang tamu malam itu mendadak hening. Di luar sana rembulan tampak malu-malu memancarkan pesonanya.

"Kamu tinggal pilih. Kamu tetap mau menjadi aktivis sosial atau kerja sambil kuliah?"

Aku kaget dengan ucapan ayahaku. Aku tahu aku bisa kuliah sambil kerja dan sekaligus menjadi seorang aktivis sosial tapi aku belum tertarik untuk kuliah. Kerja? Sarjana aja banyak yang menganggur apa lagi aku yang hanya lulusan SMA? Hatiku sudah bulat untuk menjadi aktivis sosial.

"Jawab?" bentak ayahku dengan nyaring dan penuh ketegasan.

"Tara tetap dengan keputusan Tara untuk menjadi aktivis sosial," ucapku sambil melihat ibuku yang tertunduk menahan air matanya.

"Kalau begitu, kamu bisa tinggalkan rumah ini. Malam ini juga!"

Bagaikan petir di siang bolong menyambar hatiku mendengar ucapan ayahku. Aku tahu ayahku tidak akan mengubah keputusannya. Aku tahu jika beliau sudah mengatakan A maka yang terjadi harus A. Hanya Tuhan yang sanggup mengubah keputusan itu. Mungkin satu-satunya kesamaan yang aku punya dengan ayahku adalah kami sama-sama keras kepala. Sepertinya hanya itu yang aku warisi dari ayahku. Selebihnya dari ibuku apa lagi bentuk fisik seperti warna kulit dan rambut lurus.

Aku beranjak meninggalkan ruang tamu dan masuk ke kamar untuk mengemasi bajuku. Ibuku menyusul masuk ke kamar.

Dengan spontan aku memeluknya. Dari radio tua di kamarku terdengar sebuah lagu "doa untuk ibu" dari Ungu Band.

kau memberikanku hidup

kau memberikanku kasih sayang

tulusnya cintamu, putihnya kasihmu

takkan pernah terbalaskan

hangat dalam dekapanmu

memberikan aku kedamaian

eratnya pelukmu,

nikmatnya belaimu

takkan pernah terlupakan

Reff:

oh ibu terima kasih

untuk kasih sayang yang tak pernah usai

tulus cintamu takkan mampu

untuk terbalaskan

oh ibu semoga Tuhan

memberikan kedamaian dalam hidupmu

putih kasihmu kan abadi

dalam hidupku

Back to Reff

ooohh putih kasihmu kan abadi

dalam hidupku

"Kamu mau tinggal dimana?"

"Ma, ngga usah kuatir, aku akan baik-baik saja. Aku hanya butuh doa mama. Hanya itu."

"Besok, mama akan bilang apa kalau adik-adikmu mencari kamu?"

Aku melepaskan diri dari pelukan ibuku. Aku mengusap air matanya. Aku tidak ingin dia menangis meski aku sendiri berusaha sekuat tenaga untuk tidak menangis.

"Katakan saja aku pergi untuk memenuhi panggilan hidupku."

"Kamu dan papamu sama-sama keras. Mama tidak bisa meluluhkan hati kalian berdua."

Mother and son

Aku kembali memeluk ibuku. Setelah puas aku mengemasi pakaianku seadanya. Aku membuka lemari pakaian yang sudah tua dimakan rayap. Disana hanya tergantun seragam SMAku yang penuh coretan dan 2 kaos oblong serta satu celana jeans. Di sisi lainnya hanya ada pakaian sehari-hariku yang bisa dihitung jari. Aku memasukan semuanya itu ke dalam ranselku yang warnanya sudah luntur.

Ibu hanya duduk lesuh di ranjangku. Aku menghampirinya.

"Mama jangan sedih ya! Tara janji akan membuat mama bahagia. Mama akan tersenyum dengan pilihan hidup Tara. Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang. Merebut kemenangan di mana pun adanya. Aku akan pergi untuk kembali, ma. Janganlah menangis. Biar kucari jalanku sendiri."

"Mama percaya dengan kamu Tara," ucap ibu lalu menanggalkan satu-satunya perhiasan yang dia punya. Cincin yang selalu dikenakannya. Cincin yang aku sendiri tidak tahu sejak kapan dia memakainya.

"Mama hanya punya ini. Ambillah. Kamu bisa menjualnya untuk kebutuhanmu. Mama tidak punya uang. Hari ini untuk makan saja, mama harus pinjam sekaleng beras dengan tetangga. Pesan mama, bukan seberapa besar yang bisa kita beri kepada orang lain tapi seberapa besar hati kita pada waktu memberi dan melakukan sesuatu."

Aku memeluk erat ibuku kembali. Pelukan yang sampai hari ini masih terasa. Pelukan seorang ibu yang penuh dengan kasih sayang. Pelukan seorang anak kepada ibunya. Ibu yang pernah berjuang mati-matian untuk melahirkan dan membesarkan anaknya.

Gery Chocolatos cake

Ibu yang selalu dan selalu berusaha membelikan aku dan adik-adikku Gery Chocolatos di setiap momentum penting. Ibu tidak pernah kekurangan akalnya, bagaimana di setiap ulang tahun kami ada Gery Chocolatos sebagai pengganti kue ulang tahun. Ibuku menyusun beberapa Gery Chocolatos menjadi kue ulang tahun yang indah dan ada lilin yang sering kami pakai saat listrik padam, menghiasi tengah-tengah susunan Gery Chocolatos tersebut. Ibu berusaha menghemat sekuat tenaga uang dapur yang ada. Ah... Ibuku memang kreatif. Apa lagi kalau merangkai kata-kata indah. Kata-kata yang menjadi cambuk bagiku untuk terus maju meski dalam keadaan terpuruk sekali pun.

Aku masih ingat bagaimana ibuku menyiapkan ulang tahunku yang ke tujuh belas. Aku sangat terkejut ketika ibuku menyediakan kue ulang tahun yang beliau namakan Gery Chocolatos cake. Sampai hari ini aku sendiri tidak tahu bagaimana beliau bisa mendapatkannya. Setiap kali aku tanyakan beliau hanya tersenyum.

Aku masih ingat ketika pulang sambil mennagis karena nilau ujianku merah. Ibu hanya berkata, "Tidak ada orang yang bodoh di dunia ini,yang ada hanya orang yang pintar dan belum pintar. Nilai bukan segalanya tapi bagaimana kamu berusaha sebisa kamu. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda.Ada yang pintar dan ada yang belum pintar.Dan penddikan bertugas mengubah yang pintar menjadi lebih pintarSerta yang belum pintar menjadi pintar."

"Malam ini Tara akan nginap di rumah Alain. Besok Tara akan cari kos."

"Sudahlah. Kalau ada apa-apa jangan lupa kabarin mama. Burung pipit pun tahu kalau dia harus tetap bisa hidup sekalipun harus mematuki sisa padi di lumbung sang petani. Mau atau tidak mau ,hidup ini ada untuk dihidupkan. Oleh karena itu kamu hidup dengan bernafas, maka hidupkanlah nafasmu."

Hati kecilku terasa perih. Aku tidak punya handphone lagi. Aku menjualnya dua hari yang lalu untuk biaya sekolah adikku. Handphone yang aku dapatkan sewaktu menang menulis cerpen di salah satu majalah remaja terkenal. Bagaimana aku bisa mengabarinya kalau ada apa-apa? Dan bagaimana dia akan menghubungiku kalau ada apa-apa di rumah?

Beliau diam. Menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan pelan namun penuh semangat dan kekuatan.

"Buktikan pada dunia termasuk papamu. Kamu adalah sang pemimpi sejati. Ayunkan kakimu untuk mencoba meraih khayalanmu yang tertinggi. Kamu adalah pejuang hidupmu yang suka resiko. Kamu harus tahu, hidup ini penuh resiko dan tantangan. Ibu ingin melihat kamu merubah mimpi dan hayalmu menjadi realita yang menjadi karya abadi. Bukan imajinasi juga gambaranmu semata. Ibu percaya kamu bisa, Tara. Jika hatimu terasa gundah maka berbaringlah dalam kesunyianmu. Jika hatimu tak lekas cerah maka pejamkan matamu dan tidurlah. Bawa dirimu terbang dan melayang dalam indah dunia mimpi. Pejamkan dan bawa dirimu ke alam mimpi. Ketika kau telah sampai di alam mimpi, melayang dan bergembiralah di sana.Bermainlah dengan peri-peri kecilmu. Jika kamu telah lelah bermain. Jika hatimu telah riang, buka mata dan bangkitlah dari mimpimu karena ada orang-orang yang menantimu untuk merasakan belai kasihmu. Jangan pernah sia-siakan dunia ini kosong tanpa sentuhan hangat darimu, Tara."

Aku sangat suka sewaktu aku kecil ibu selalu memotivasiku dengan cerita dongengnya. Ketika aku beranjak dewasa, ibu selalu menguntai kalimat indah dari bibirnya sebagai pengganti dongeng sebelum tidur.

Selesai mengemasi semua pakaian, aku beranjak ke ruang tamu di temani ibu. Aku ingin pamit dengan papaku. Tapi belum sempat aku menghampirinya, beliau langsung beranjak pergi meninggalkan rumah. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku berusaha untuk tegar. Aku memasuki sebuah kamar di mana adik-adikku tidur dengan berdesak-desakan. Ada Sastra, Agnes dan si kecil Moses. Aku menatap wajah mereka satu persatu. Wajah polos yang tak berdosa.

"Aku selalu merindukan, mama," ucapku lirih ketika mencium dahinya yang penuh kerutan untuk pamit.

"Kalau kamu merasa lelah dan tak berdaya dan saat segala usaha sepertinya sia-sia. Tuhan tahu, kamu sudah berusaha. Ketika kamu lelah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih. Tuhan telah menghitung air matamu. Jika kamu tahu bahwa kamu sedang menunggu sesuatu namun waktu serasa berlalu begitu saja. Tuhan juga sedang menunggu bersama denganmu, bersama berjalannya waktu. Ketika kamu merasa sepi dan sendiri sementara orang-orang terlalu sibuk dengan diri masing-masing. Tuhan selalu berada di sampingmu, menemanimu. Ketika kamu pikir bahwa kamu telah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi, bersabarlah. Tuhan pasti punya jawabannya. Saat hatimu terasa tertekan, akal dan pikiranmu tak dapat menerima segalanya. Tuhan akan menenangkanmu. Saat kau dapat melihat secercah harapan yakinlah, saat ituTuhan sedang berbisik kepadamu. Saat kamu ingin bersyukur,sebelum kata syukur itu terucap, Tuhan telah menerima syukurmu. Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kamu tersenyum dengan apa yang terjadi. Tuhan sedang tersenyum padamu. Ketika kamu memiliki tujuan dan mimpi untuk dipenuhi. Tuhan sudah membuka matamu dan dengan memanggil namamu. Ketika kamu terlupa dan berpaling, Tuhan tetap mengingatmu. Ketika kamu sadar dan ingin kembali, Tuhan akan selalu menerimamu. Seperti itulah juga ibu kepadamu, Tara."

Aku tidak pernah menyalahkan Tuhan kalau aku terlahir di keluarga yang pas-pasan. Aku justru bersyukur. Meski keluargaku tidak memiliki harta yang mewah tapi setiap hari kami masih bisa bersyukur dan tetap bersukacita. Untuk apa memiliki harta kalau itu ternyata didapatkan dari cara yang tidak benar?

Dari ibuku aku belajar tentang arti memberi dan berkorban.

"Yang membedakan antara memberi dengan berkorban adalah rasa sakit. Ketika kamu memberi dan itu terasa sakit maka itulah yang namanya pengorbanan. Orang yang memberi belum tentu berkorban tapi mereka yang berani berkorban adalah mereka yang memberi dengan cara yang terbaik." Itulah jawabannya dulu, ketika ku menanyakan tentang perbedaan antara memberi dan berkorban.

Dengan langkah yang pasti aku melangkah meninggalkan rumahku. Dari jalan setapak, aku memalingkan wajahku. Di rumah tua itu aku melihat lambaian dan senyuman ibuku. Lambaian tangan dan senyuman yang tak akan pernah aku lupakan sampai hari ini. Aku memantapkan langkahku dengan sebuah itikad di hatiku, "Sudah saatnya aku berani berdiri tegak pada kehidupanku dan bukan saatnya lagi aku merengek pada susah kehidupanku. Sudah saatnya aku pilih jalan berjuang bukan bertahan. Itulah artinya HIDUP."

Ibuku adalah penopang dikala aku rapuh, rujukan dikala semuanya suram. Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku padanya.

Dalam setiap malam ada doa yang kupanjatkan pada Sang Maha Kuasa untuk ibu.

"Berilah ibu balasan yang sebaik-baiknya atas didikan dan kasih sayang yang ibu limpahkan untukku. Lindungi dan peliharalah ibu sebagaimana ibu melindungi dan memeliharaku. Ya Tuhan, setiap penderitaan yang telah ibu rasakan akan Engkau perhitungkan untuk memberkatinya. Dalam tangan-Mu yang agung. Aku menyerahkan ibuku ke pada-Mu yang telah menciptakanku dan Ibu dari debu tanah. Amin."

TAMAT

Dewa Klasik Aleksander

http://www.facebook.com/note.php?note_id=495219979516&id=95468230959&ref=mf

readmore »»  

Emang Kenapa Kalo Gua Cina? Loe Keberatan?

“Mama ngga suka kamu bergaul dengan orang pribumi!” ucap nyokap gua ketika gua menghempaskan tubuh di sofa yang ada di ruang keluarga.

Gua hanya diam. Lagi dan lagi mama mempermasalahkan sesuatu yang menurut gua bukan sebuah masalah apa lagi sebuah malapetaka yang sangat berbahaya.

“Ma… Kenapa sih mama harus melihat dan menilai seseorang dari sukunya?” gua bertanya dengan penuh hati-hati sambil menatapnya.

“Pokoknya mama ngga suka. Titik!” Balasnya lalu meninggalkan gua sendiri.

Ah… Mama gua masih menyimpan dendam yang berbalut sebuah kemarahan.

Gua masih ingat kerusuhan mei 1998 yang merupakan kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 13 Mei - 15 Mei 1998 dan juga terjadi di beberapa daerah lain. Kerusuhan ini diawali oleh krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak dan terbunuh dalam demonstrasi 12 Mei 1998 Elang Mulya, Hafidin Royan, Hendriawan Sie danHery Hartanto, empat Mahasiswa Trisakti, Jakarta yang gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.

Banyak toko-toko dan perusahaan-perusahaan dihancurkan oleh amuk massa, terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa. Ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut. Sebagian bahkan diperkosa beramai-ramai, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Dalam kerusuhan tersebut, banyak warga Indonesia keturunan Tionghoa yang meninggalkan Indonesia. Tak hanya itu, seorang aktivis relawan kemanusiaan yang bergerak di bawah Romo Sandyawan, bernama Ita Martadinata Haryono, yang masih seorang siswi SMU berusia 18 tahun, juga diperkosa, disiksa, dan dibunuh karena aktivitasnya. Ini menjadi suatu indikasi bahwa kasus pemerkosaan dalam Kerusuhan ini digerakkan secara sistematis, tak hanya sporadis.

Amuk massa ini membuat para pemilik toko di kedua kota tersebut ketakutan dan menulisi muka toko mereka dengan tulisan “Milik pribumi” atau “Pro-reformasi”. Hal yang memalukan ini mengingatkan seseorang kepada peristiwa Kristallnacht di Jerman pada tanggal 9 November1938 yang menjadi titik awal penganiayaan terhadap orang-orang Yahudi dan berpuncak pada pembunuhan massal atas mereka di hampir seluruh benua Eropa oleh pemerintahan Jerman Nazi.

Waktu itu gua masih 10 tahun. Masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Gua tidak akan pernah lupa wajah koko, cici dan papa gua yang menjerit minta tolong. Dari balik jendela kamar gua melihat mereka dihabisi tanpa belas kasihan. Cici gua ditarik lalu ditelanjangi dan diperkosa secara bergilir! Sementara koko dan papa gua yang tak berdaya diikat didalam mobil yang kemudian dibakar. Ketiganya meninggal dunia dengan sadis ketika hendak masuk ke dalam rumah. Gua melihat wajah mama hanya menangis.

Toh, yang menjadi korban bukan hanya keturunan Tionghoa saja. Ada juga tuh toko, rumah atau mobil milik kaum pribumi yang dirusak, dijarah atau dibakar.

Satu hal yang pernah papa gua ajarkan ke gua adalah “jangan membalas kejahatan dengan kejahatan dan kasihi musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu serta berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.”

Itu alasan kenapa setelah tamat SMP, gua memutuskan untuk masuk ke SMA Negeri. Meski awalnya, mama tidak setuju. Setiap kali gua dipanggil “si mata sipit” atau “si anak Cina”, gua hanya tersenyum. Lambat laun gua lebih banyak memiliki teman pribumi daripada keturunan Tionghoa. Berlanjut sampai saat ini dimana gua kuliah di salah satu Universitas swasta terkenal di bilangan Jakarta Barat.

Gua tahu kalau mama gua masih dendam dengan kaum pribumi. Tapi bagi gua ngga ada gunanya menyimpan dendam. Bukankah memelihara dendam karena orang lain menyakiti hati kita adalah seperti menelan racun sambil berharap orang lain yang akan mati. Bagi gua kerusuhan mei 1998 bukan masalah kaum pribumi membenci keturunan Tionghoa. Tapi individu-individu yang ‘kehilangan’ hati nuraninya. Bukan tugas gua untuk menghakimi mereka. Kalau pun pemerintah tidak atau belum mengambil tindakan apa-apa kepada para provokator alias biang kerusuhan tersebut, ada Yang Maha Kuasa yang akan menghakimi dan menghukum mereka kelak.

Hari ini gua bersama beberapa beberapa teman gua berkumpul di rumah salah satu teman untuk mempersiapkan unjuk rasa damai sebagai ketidaksetujuan kami akan niat Pastor Terry Jones untuk membakar Al-Quran. Meski gua seorang nasrani tapi bukan berarti gua setuju dengan tindakan Pastor Terry Jones.

Gua sering menemukan, kalau di satu Gereja di luar Gereja Katolik. Kalau Gembala atau pendetanya keturunan Tionghoa maka bisa dipastikan mayoritas jemaatnya adalah keturunan Tionghoa juga dan sebaliknya. Tapi ngga semuanya loh! Kalau jalan ke mal, gua juga akan menemukan hal yang sama. Gua kalo jalan-jalan ke Taman Anggrek Mal, Citra Land, Puri Mall, Pluit Junction Mal atau Centrak Park Mal , serasa ada di Singapura. Dimana-mana keturunan Tionghoa. Berbeda kalau gua ke Pasar Tanah Abang, Blok M, Grand Indonesia Mal, Pondok Indah Mal atau Cilandak Town square. Biasanya penonton bioskop XXI dan Blitzmegaplex adalah keturunan Tionghoa, Bule, Timur tengah atau India, jarang pribumi. Sementara bioskop 21 didominasi oleh penonton kaum pribumi. Tanya kenapa? Gua juga ngga tau.

Sejujurnya gua rindu sosok seperti Almarhum Gusdur yang tidak mempermasalahkan perbedaan. Bukan hanya sekadar opini tapi dibuktikan dengan tindakan nyata. Ah, Siapa gerangan yang akan tampil seperti sosok beliau?

“Eh, Cina! Ngapain loe ikut-ikutan?” tanya salah seorang yang belum gua kenal. Mungkin dia temannya teman gua. Atau anak dari kampus lain sehingga gua ngga mengenalnya demikian juga sebaliknya.

” Asal loe tau aja, gua emang Cina! Tapi gua orang Indonesia karena gua lahir di Indonesia,” ucap gua dengan tegas dan berusaha berbicara dengan nada bersahabat.

Ini bagian yang gua paling suka. Kalo ada individu yang menyerang gua karena gua keturunan Tionghoa maka mulut gua akan komat-kamit dengan sejarah.

“Loe kenal Soe Hok Gie yang ikut mendirikan MAPALA UI? Dia menulis kritik-kritik yang keras dikoran-koran, bahkan kadang-kadang dengan menyebut nama. Dia pernah mendapat surat-surat kaleng yang antara lain memaki-maki dia sebagai “Cina yang tidak tahu diri, sebaiknya pulang ke negerimu saja”. Dia berjuang untuk Indonesia dengan caranya sendiri. Gie pernah mengatakan patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Dan itu yang gua lakukan sekarang! Jadi jangan mempermasalahkan kehadiran gua disini hanya karena gua keturunan Tionghoa.”

Gua diam. Ah… Kenapa banyak yang melihat fisik gua? Bukan patriotisme dalam diri gua?

Gua melangkah pergi lalu mencari ruang untuk menyendiri. Air mata gua jatuh. Gua menangis bukan karena gua sering dijuluki “si anak cina”.

Empat jam yang lalu.

“Michael… Hubungan kita harus berakhir!” ucap Amelia lewat handphone.

“Kamu ngga sedang bercandakan?”

“Aku serius!”

“Tapi kenapa? Kita sudah dua tahun jadian dan kita sudah saling mengenal antara satu sama lain.”

“Karena kamu cina dan aku pribumi!”

Ah…. Gua benci bagian ini. Keluarga Amelia tidak bisa menerima gua hanya karena gua Cina. Sementara mama dan keluarga gua ngga bisa menerima Amelia hanya karena dia pribumi meski kami memiliki keyakinan yang sama.

Kenapa Tionghoa harus menikah dengan Tionghoa dan pribumi dengan pribumi?

Gua emang keturunan cina 100% karena kakek buyut gua datang langsung dari negeri bambu sono, tapi maaf, gua bukan orang orang Cina karena gua lahir di Indonesia, gede, makan sampai buang hajat di Indonesia. Darah gua merah, semerah darah orang Indonesia dan tulang gua putih, seputih kaum pribumi.

Ngga ada yang salah, baik itu Cina, Jawa, Batak atau suku lainnya. Otak kita semua yang salah. Mentang-mentang ada orang Cina belagu sedikit, langsung dicap “Orang sipit begitu yee”, padahal temen satu ras yang jauh lebih sombong didiemin saja… Mentang-mentang pribumi itu malas “Orang sini kayak gitu yaa”, padahal temennya satu ras yang jauh lebih malas ngga diapa-apa! Ini bukan masalah Chinese, Batak, Ambon, jawa, atau suku… Ini masalah sifat dan perilaku… Malas, sombong, mental kacung, dan sebagainya itu SIFAT, bukan RAS… Orang Cina juga ada yang malas, orang pribumi juga ada yang rajin. Ngga semua orang Cina itu kaya secara materi, ada kok yang menjadi nelayan, petani, buruh bahkan pedagang kaki lima. Ngga percaya? Telusuri aja di Bangka Belitung, Kalimantan seperti singkawang atau di daerah Banten.

Setahu gua, bukti keramik yang banyak ditemukan di Indonesia yakni pada masa Yuan yang berkuasa pada tahun 1279 sampai 1368, bisa saja orang Cina sudah ada di Indonesia sebelum masa Dinasti Yuan. Cheng Ho yang terkenal sebagai pelaut ulung datang ke Jawa dan Sumatra pertama kali, Pada tahun 1405 sampai 1407. Ong Hok Ham, seorang Sejarawan dari Universitas Indonesia mengatakan bahwa pembagian pola migrasi orang Cina terbagi dua yakni yakni Cina Jawa dan Cina Sebrang. Cina Jawa datang sebagai individu atau kelompok kecil, Pemukiman Cina hanya didaerah Jawa, Cina Sebrang datang dengan berkelompok atau istilah sekarang transmigrasi, mereka menempati wilayah seperti Sumatra, Pontianak Semenanjung Malaya dan lainnya.

Pembedaan lain dari segi bahasa biasanya memakai istilah Cina totok dan Cina Peranakan. Cina peranakan adalah orang cina yang lahir di Jawa, tetapi tidak bisa berbahasa Cina, sedangkan Cina Totok adalah Orang Cina yang baru datang dari Cina dan tidak bisa berbahasa Indonesia.

Setahu gua juga, golongan Tionghoa turut memfasilitasi terjadinya Sumpah Pemuda, dengan dihibahkannya gedung Sumpah Pemuda oleh Sie Kong Liong dan ada beberapa nama dari kelompok Tionghoa sempat duduk dalam kepanitiaannya itu, antara lain Kwee Tiam Hong dan tiga pemuda Tionghoa lainnya.

Sin Po sebagai koran Melayu Tionghoa juga sangat banyak memberikan sumbangan dalam menyebarkan informasi yang bersifat nasionalis. Lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W.R. Supratman pertama kali dipublikasikan oleh Koran Sin Po. Sebelumnya, Pada 1920-an harian Sin Po memelopori penggunaan kata Indonesia bumiputera sebagai pengganti kata Belanda inlander di semua penerbitannya. Langkah ini kemudian diikuti oleh banyak harian lain. Sebagai balas budi, semua pers lokal kemudian mengganti kata “Tjina” dengan kata Tionghoa. Pada 1931 Liem Koen Hian mendirikan PTI, Partai Tionghoa Indonesia dan bukan Partai Tjina Indonesia.

Pada masa revolusi tahun 1945-an kita menyaksikan perjuangan Mayor John Lie yang menyelundupkan barang-barang ke Singapura untuk kepentingan pembiayaan Republik. Selain itu ada pula tokoh lain seperti Djiaw Kie Siong memperkenankan rumahnya di pakai untuk rapat mempersiapkan kemerdekaan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945. Di Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang merumuskan UUD’45 terdapat 5 orang Tionghoa yaitu; Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Hauw, dan Drs.Yap Tjwan Bing. Liem Koen Hian meninggal dalam status sebagai warganegara asing, padahal ia ikut merancang UUD 1945. Dalam perjuangan fisik sebenarnya banyak pahlawan dari Tionghoa yang terjun namun sayangnya tidak banyak dicatat dan diberitakan. Tony Wen adalah orang yang terlibat dalam penurunan bendera Belanda di Hotel Oranye Surabaya.

Kita semua lahir di indonesia, tumbuh di indonesia, dibesarkan di indonesia, makan dari hasil tanah indonesia, bahasa yang kita pakai bahasa indonesia, tanah yang kita pijak tanah indonesia, kita berwarga negara indonesia… Kenapa harus mempermasalahkan Cina dan pribumi ?

Dari kejauhan gua mendengar sebuah lagu yang mengudara lewat radio.

Siapa tidak mengakui perbedaan
Tidak pernah diajari di skolahan
Semua orang macam2 diciptakan
Cakep atau jelek smua punya perasaan

Ada orang Batak, ada orang Jawa
Ada orang Ambon, ada juga orang Padang
Ada orang Menado, ada orang Madura
Ada orang Papua, nggak disebut jangan marah

* Apakah yang dapat menyatukan kita
salah satunya dengan musik
Dangdut is the music of my country

Reff :
Dangdut is the music of my country, my country, of my country
Dangdut is the music of my country, my country, of my country
Aaaaa, oh my country

Kalo ngaku ngerti tentang persatuan
Mengapa adu domba mudah dilakukan
Kenapa smua mudah hilang kesabaran
Kenapa smua mudah diprovokasikan

Ada kulit hitam, ada kulit putih
Ada rambut panjang, ada juga rambut keriting
Ada mata besar, ada mata sipit
Ada orang kaya ada juga orang miskin

Dalam hati, gua hanya bisa berteriak, “gua adalah orang Indonesia dan Indonesia ada dalam darah gua.”


Dewa Klasik Aleksander

http://sosbud.kompasiana.com/2010/09/11/1/

readmore »»  

5 Kota Paling "Hijau" Di Dunia

Perubahan iklim menjadi hal baru yang sekarang sedang diperdebatkan. demi menjaga kelangsungan bumi sebagai sebuah planet yang ditinggali manusia, pengusahaan penghijauan dan penggunaan energi untuk kebutuhan manusia dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang telah dipertimbangkan. Beberapa kota di dunia bahkan telah mengusahakan untuk menjadikan kota mereka sebagai kota yang hijau dengan penggunaan energi yang benar-benar murni dari alam namun tidak mengeksploitasi alam.


Berikut adalah 5 kota paling 'hijau' yang menggunakan energi alam untuk kehidupan yang lebih baik


Vancouver, Canada


Daerah yang baru saja di percaya untuk menyelenggarakan olimpiade musin dingin pertama di muka bumi yang mengusung tema sustainable atau keberlanjutan ini, memanfaatkan sampah elektronik sebagai medali, membangun stadion yang sangat “green”. namun ini bukan cuma sebuah usaha karena adanya olimpiade musim dingin. Vancouver telah berbenah sejak dulu. 90% kebutuhan listrik kota ini di pasok dari hydroelectric. angin, matahari, gelombang dan tidal energy telah digunakan secara luas untuk menjaga kelestrain lingkungan di kota ini.

Walikota Vancouver, Gregor Robertson mengatakan di situs resmi kota Vancouver bahwa ”Vancouver akan menjadi kota paling hijau di dunia pada tahun 2020″. Untuk itu warga Vancouver yang sering disebut dengan Vancouverites ingin tinggal di sebuah kota yang hidup, terjangkau dan berkelanjutan. Kami menghargai keindahan yang luar biasa lingkungan alam kita, merayakan keragaman, dan bekerja untuk membangun masa depan yang cerdas dan hijau. Konvergensi teknologi dan isu-isu lingkungan telah mengubah ekonomi dunia. Vancouver adalah pemimpin menarik dan pemikir yang ingin berinvestasi dan bekerja di sebuah kota yang menawarkan sebuah kota hijau yang menjanjikan masa depan – sebuah kota yang menghargai warisan alam dan menawarkan keterlibatan semua pihak.



Malmo, Swedia



Ini adalah salah satu kota internasional yang difokuskan pada ruang hijau. terkenal dengan taman mereka, tetapi juga pada pengembangan perkotaan yang berkelanjutan. Itu salah satu kota terbesar di Swedia dan benar-benar kota yang indah. Mereka telah mengubah lingkungan mereka menjadi daerah yang ramah lingkungan.

Di kota ini anda akan menemukan banyak orang bersepeda dikarenakan di kota ini banyak dibangun jalan khusus untuk mereka yang bersepeda. Kota ini sangat menghargai langit hijau mereka dan tidak ingin langit hijau mereka menjadi berpolusi. Hari ini sekitar 20% dari populasi Malmo berasal dari berbagai negara, membuatnya menjadi kota yang paling kosmopolitan di Swedia. Hal ini telah berkontribusi terhadap kehidupan budaya yang kaya dan kesempatan menikmati banyak makanan enak dan eksotis. hari ini kota industri tua telah diganti dengan luas wilayah pinggiran kota kelas menengah modern, perumahan dan lingkungan pemukiman yang ramah lingkungan.




Curitiba, Brazil



Curitiba adalah sebuah kota di selatan Brasil dan ibukota negara bagian Paraná (estado) sejak 1854. Kota ini didirikan pada 1654 sebagai sebuah kamp pertambangan emas. Populasi: 1,8 juta (2007 estimate). Dari awal abad ke-19 itu telah menerima banyak imigran dari Jerman, Italia, dan Polandia , dan imigrasi terus berlangsung selama abad ke-20 dengan kedatangan bangsa Siria dan Jepang, serta masuknya secara besar-besaran migran dari daerah pedesaan.

Kota ini memiliki banyak sekali ruang hijau seperti taman dan kebun botani yang sangat indah seperti Bosque Alemão, Bosque de Portugal, Bosque Italiano, Bosque do Papa, Bosque Gomm, Bosque Gutierrez, Bosque Capão da Imbuia, Bosque da Fazendinha, Bosque Boa Vista, Bosque Reinhard Maack, Bosque Vista Alegre, Jardim Botânico, Memorial Ucraniano, Parque Barigüi, Parque Tanguá, Parque Tingüi, Parque das Pedreiras, parque do Passaúna, Parque São Lourenço, parque do Iguaçu e Zôo, Parque da Barreirinha, Parque dos Tropeiros, Parque do Bacacheri, Basseio Público, Unilivre, dan Vilinha. Kota ini difokuskan untuk menjadi kota paling hijau. para penduduk disarankan untuk meninggalkan mobil mereka di rumah.



Portland Oregon, USA



Markas dari team NBA Portland Blazzers ini memang sedang giat-giatnya berbenah menyambut dunia baru yang penuh dengan warna hijau dan juga sehat untuk ditinggali.

Meskipun banyak kota di AS sekarang lebih senang menggunakan jalur cepat, ini adalah kota pertama yang fokus pada alternatif transit dengan cahaya-rel dan jaringan jalur sepeda yang luas untuk mendorong orang untuk meninggalkan mobil mereka di rumah. Juga merupakan salah satu kota pertama yang berjanji untuk mengurangi emisi dan memulai transisi bangunan untuk menggunakan bahan-bahan yang berkelanjutan.



Reykjavik, Islandia



Ibukota dari Islandia, sebuah negara yang sudah sangat dekat dengan kutub utara ini, telah menggunakan pola hijau untuk kotanya yang mana pasokan listrik 100% di pasok dari hydroelctricity dan panas bumi, sistem trasportasi juga sudah sangat hijau menggunakan bus hydrogen, sebuah kota paling hijau di eropa dan dunia. Serta kota dengan langit paling bersih dan biru di seluruh jagat raya bumi.

Kota ini hanya menerima 4 jam panas pada musim dingin dan malam yang sangat bersinar pada musim dingin, ini dikarenakan letak geografisnya sudah sangat dekat dengan kutub utara. Seiring dengan pertambahan jumlah industri dan juga konsep hijaunya yang mendunia, kota ini telah digunakan banyak environmentalist untuk berkunjung atau orang-orang untuk sekedar berlibur menghirup udara segar.

Sumber= http://ihsanhasan.wordpress.com/2010/03/03/5-daerah-paling-hijau-
readmore »»  

Tanaman Ini Dikunyah, Anda Akan Mengalami Sensasi Berbeda dari Biasanya

img
sceletium tortuosum (Foto: foxnews)

Johannesburg, Masyarakat Afrika Selatan memiliki kebiasaan mengunyah tanaman tertentu untuk mengurangi rasa lapar dan meningkatkan mood. Tanaman itu jadi incaran penelitian ilmuwan. Tanaman apa itu?

Selama ratusan tahun pribumi Afrika Selatan mengunyah tanaman yang disebut dengan sceletium tortuosum. Masyarakat mengungkapkan bahwa tanaman ini dapat mengurangi stres, rasa lapar, menenangkan dan bisa meningkatkan suasana hati.

Tanaman ini dikenal di Afrika Selatan dengan sebutan Kanna, Channa atau Kougoed yang telah digunakan oleh masyarakat San untuk mengurangi kelaparan, rasa haus, kelelahan, efek sedatif dan hipnotik. Tanaman ini bisa dikunyah, dibuat menjadi teh atau diasapi.

Ben-Erik Van Wyk, seorang profesor botani dan bioteknologi tanaman dari University of Johannesburg menuturkan bahwa ia telah melakukan penelitian terhadap tanaman tersebut dan tidak menemukan adanya efek buruk atau ketergantungan dari tanaman ini.

"Ketika tanaman ini dikunyah, maka tanaman tersebut akan memberikan sedikit serangan di kepala yang mirip dengan efek merokok," ujar Van Wyk, seperti dikutip dari Foxnews, Selasa (5/10/2010).

Van Wyk mengungkapkan siapapun yang telah mengunyah tanaman ini akan mengalami sensasi berbeda dan tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi. Seringkali pengobatan tradisional dipandang rendah sebagai obat kuno dan ketinggalan zaman, tapi produk ini bisa dibudayakan.

"Produk berisi tanaman ini bisa berguna untuk orang-orang yang setiap harinya memiliki stres di kantor, merasa sedikit cemas dengan sosialnya, tegang atau suasana hati yang buruk," ujar Nigel Gerickle, direktur riset dari HGH Pharmaceuticals.

Untuk itu saat ini peneliti tengah mengumpulkan data ilmiah dari tanaman tersebut, sehingga nantinya tanaman ini dapat dibuat pil berisi ekstrak tanaman dan bisa dijual di seluruh dunia.

Namun hingga kini produk tersebut belum mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration, Amerika Serikat. Tapi diharapkan produk ini dapat diluncurkan pada tahun 2011.(detik.com)
readmore »»  

Very Beautiful Camping Tent Houses

Enjoy these photos of very Beautiful Camping Tent Houses.

Camping Tent Houses

Camping Tent Houses

Camping Tent Houses

Camping Tent Houses

Camping Tent Houses

readmore »»